Minggu, 04 Maret 2012

image
Avenged Sevenfold (Foto: Alberto F)
Jakarta - Avenged Sevenfold baru saja merilis sebuah lagu untuk soundtrack videogame Call of Duty : Black Ops. Lagu yang berjudul "Not Ready To Die" adalah lagu pertama yang mereka rekam bersama drummer baru mereka Arin Illejay, setelah mantan drummer Dream Theater, Mike Portnoy, meninggalkan band ini bulan Desember 2010 silam.

M.Shadows menyatakan kepada Revolver seperti dikutip dari NME.com, lagu ini ditulis dan direkam pada akhir tahun lalu, dan mengambil tema dari game Call of Duty.

Ia mengatakan, "Lagu ini memang tentang game tersebut. Saya adalah fans berat dari game Call of Duty, saya memainkannya hampir setiap waktu, jadi saya mengerti dan terjebak dengan cerita di dalamnya. Mereka mengirimkan storyline lengkap dari game, jadi saya yakin lagu ini akan cocok dengan tema zombie yang mereka angkat di game terbaru mereka ini," ujar M.Shadows.
image
Poster Film The Avengers
Jakarta - Sutradara Joss Whedon telah membeberkan bahwa film superhero besutannya yang mengumpulkan sejumlah karakter andalan penerbit Marvel Comics, The Avengers, akan diceritakan melalui sudut pandang Captain America, yang diperankan Chris Evans.

“Mayoritas narasi berasal dari perspektif Steve Rodgers (nama asli Captain America), karena ia adalah pria yang baru siuman dari tidur panjang dan terkejut melihat dunia yang sudah sangat modern. Semua orang sudah hidup di dunia itu dan merasakan perkembangannya, sementara Rodgers adalah satu-satunya orang yang merasa tersesat,” jelas Whedon kepada Entertainment Weekly.
Adegan terakhir film Captain America: the First Avenger yang pertama kali ditayangkan pada 19 Juli 2011 ini memang menunjukkan Steve Rodgers yang baru sadar dari durasi tidur nyaris tujuh puluh tahun. Ia pertama kali bangun di rumah sakit bergaya dekade ‘40-an. Menyadari ada yang salah, ia lantas melarikan diri keluar gedung dan berada di kemewahan Times Square.

Whedon lalu membeberkan lebih banyak soal karakter hasil buah pikir Joe Simon dan Jack Kirby tersebut: “Film ini bercerita soal orang yang kesepian. Ada anakronisme dalam karakter Captain America, lagipula saya dan Chris (Evans) selalu berusaha untuk membuat karakter Steve Rodgers terjebak di dekade ’40-an tanpa terasa konyol.”

Pada akhir tahun 2011, Whedon juga berjanji bahwa penggunaan fitur 3D untuk The Avengers tidak akan menjengkelkan dan berlebihan seperti yang ditampilkan kebanyakan film tiga dimensi lainnya. Ia juga meyakinkan penggemar bahwa mengubah film dari 2D ke 3D pada tahap pasca-produksi tidak akan membahayakan hasil akhir film yang sudah ditunggu-tunggu banyak pihak ini.

Selain Captain America, The Avengers juga akan menghadirkan Iron Man yang diperankan oleh Robert Downey Jr., Thor oleh Chris Hemsworth, dan The Hulk oleh Mark Ruffalo. Selain itu, ada pula Nick Fury yang diperankan Samuel L. Jackson, Hawkeye oleh Jeremy Renner, hingga Black Widow oleh Scarlett Johansson.

Hanya The Hulk saja yang diperankan oleh aktor berbeda dari filmnya. Pada The Incredible Hulk, karakter Bruce Banner (nama asli The Hulk) diperankan Edward Norton. Sayang, kesepakatan pihak Norton dengan Marvel tidak tecapai untuk film The Avengers.

The Avengers akan menjadi film keenam dari proyek Marvel Cinematic Universe setelah Iron Man, The Incredible Hulk, Iron Man 2, Thor, dan Captain America: the First Avenger.

Whedon sendiri sebelumnya dikenal sebagai biang keladi kesuksesan serial televisi Buffy the Vampire Slayer. Ia juga merupakan salah satu tim penulis skrip untuk film animasi ternama Toy Story.

Whedon pun terlibat dalam sejumlah komik yang sukses di pasaran, salah satunya Astonishing X-Men, yang dipilih oleh pembaca setia komik rilisan Marvel sebagai penghuni peringkat 65 pada daftar 70 komik rilisan Marvel terbaik sepanjang masa.